Update Kehamilan

03.38
Gerakan dede baby yang makin mantap dan berasa, mengingatkan bahwa si dede udah 7 bulan di perut ini. Waktu berjalan begitu cepat. Kehamilan ini memberikan warna tersendiri untuk kehidupan kami berdua sehari-hari. Ada saja tingkah si dede yang buat kami tertawa, tertegun, berkaca-kaca sampai speechless akan anugrah terindah yang Tuhan sudah titipkan pada kami ini. Selain itu, monthly check up selalu menjadi hari yang kami nantikan, melihat perkembangan si dede dari bulan ke bulan. Terakhir check up, kami bersyukur tidak ada masalah dengan kehamilan saya ini. Semua lancar, keluhan yang saya rasakan seperti pegal di bagian punggung, sering kram kaki pada malam hari adalah hal-hal yang normal, yang biasa dialami oleh bumil-bumil pada umumnya.
Untuk acara 7 bulanan sendiri, sudah kami lakukan dengan sangat sederhana. Tidak ada pesta, tidak ada tamu undangan. Bulan Februari, saat tahun baru Imlek, kami berdua pulang ke kampung halaman saya di Kota Kuningan, Jawa Barat. Terlahir di Tanah Sunda, menjadikan acara 7 bulanan kami lakukan dengan adat Sunda. Mama membantu membuatkan bubur lolos (coklat dan putih) dan rujak buah yang kemudian dibagikan ke keluarga dan kolega dekat. As simple as that.
Bubur Lolos
Sumber: http://resep-masakan-q.blogspot.co.id/2015/01/resep-cara-membuat-bubur-lolos.html
Rujak
Sumber: http://gitamicakes.blogspot.co.id/2013/01/rujak-serut-tujuh-bulanan.html 
Sedikit cerita mengenai adat 7 bulanan ini, bubur lolos terbuat dari tepung beras yang diaduk dengan santan. Dibuat dua rasa, asin (warna putih) dan manis (warna coklat karena ditambah gula merah). Bubur dibungkus dengan daun pisang dan diberi mata ula (sejenis santan pekat, jadi bubur seperti terbalut minyak). Kenapa bubur lolos? Konon katanya, seperti tekstur bubur yang licin (setelah diberi mata ula) diharapkan, ibu dan bayi dapat menjalani proses kelahiran yang lancar, tanpa kendala yang berarti. Sedangkan rujak, harus dibuat oleh sang bumil, bumil yang menentukan mau pakai cabe berapa, gula berapa, dll. Konon katanya, rasa dari rujak bisa menentukan jenis kelamin si dede baby. Kalau rasanya segar manis, berarti perempuan, tapi kalau rasanya pedas sepet artinya laki-laki. Terlepas dari logika dan kebenaran, saya menganggap ini adalah budaya yang harus kita lestarikan. Saya hanya berharap yang terbaik, doa-doa yang terbaik dari keluarga dan kolega dekat.
Selama menjalani kehamilan, salah satu hal yang paling saya butuhkan adalah dukungan suami. Beruntung dan bersyukur saya memiliki suami yang sabar, sayang pada kami berdua. Kalau dirunut-runut, dia harus sabar kalau tiba-tiba saya bangunkan di malam hari karena kaki saya kram. Sabar karena mood swing saya yang begitu luar biasa, kadang satu hari bisa cekikikan bersama, malam harinya, mellow sampai nangis ga berhenti2, tanpa alasan yang berarti. Sabar untuk ngikutin selera makan saya yang random abis, dari mulai ga mau ayam goreng, maunya yang pedes-pedes, ga makan nasi, apa saja yang betul-betul berbeda dari kebiasaan makan saya. Tapi si suami sabar banget nget nget. Duhhh makin sayang... Si baby yang sepertinya sudah mengenal suara kami berdua pun, sudah punya jadwal dan kebiasaan yang lucu. Kalau suami saya putarkan musik, dia seperti yang sudah ngerti, mepet ke perut saya, jadi nongol. Hahaha, begitu pula kalau malam hari, jadwal kami tidur, dia juga mepet ke perut saya, minta di elus-elus sama papanya. Duh gemesin banget... Semakin tak sabar pengen lihat kamu lahir nak. Pengen diuwel-uwel sama papanya. Hihihi... Oh iya, posisi tidur yang disarankan untuk bumil kan miring ke kiri atau ke kanan, supaya si baby ga kesempitan dan lebih nyaman. Nah, saya itu kadang suka ga sadar, tiba-tiba tidur telentang, tapi si suami kalau kebangun dan lihat, langsung bilang, ayo tidur miring, tidur miring. Rajin banget deh, ngingetinnya.
Pokoknya bersyukur banget, menjalani kehamilan dan dicintai seperti ini. Anugerah Tuhan yang begitu luar biasa :D
Memasuki bulan ketujuh ini, saya pengen nyicil dan buat daftar barang-barang apa saja yang harus dibeli. Biar nanti pas deket-deket, ga perlu kerempongan, lupa beli ini itu. Dari minggu lalu saya browsing dan buat daftar perlengkapan versi saya sendiri. Saya posting terpisah ya untuk daftarnya, mudah-mudahan bisa membantu bumil-bumil lainnya.
Salam bumil!

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.