Berharga Setelah Hilang
Kita sering mendengar kalimat segala
sesuatu akan terasa lebih berharga ketika hal itu menghilang dari diri kita.
Dari mulai kehilangan barang sampai pada orang yang kita kasihi bahkan yang kita benci
sekalipun.
Cerita ini kumulai dari kejadian
yang baru kemarin kualami. Aku kehilangan salah satu gadget yang baru saja
kubeli. Sedih rasanya. Kejadian itu terasa berkelebat dengan cepat begitu saja. Aku tak tahu persis kapan
sang pencopet mengambil gadgetku itu. Saat itu aku gemetar, kebingungan, tak
tahu harus melakukan apa dan masih tak percaya dengan apa yang baru saja
kualami.
Aku bertanya-tanya pada Tuhanku,
mengapa hal ini terjadi kepadaku? Memang aku sadari, sampai saat itu mungkin
aku masih teledor sehingga dengan mudahnya pencopet itu mengambil barangku.
Banyak orang sekitar mengatakan agar aku mengambil hikmahnya saja dan relakan yang sudah hilang. Nanti kamu pasti
mendapatkan hal-hal yang lebih baik lagi. Ucapan itu kuamini dengan sepenuh
hati dan penuh penyesalan karena keteledoran yang kulakukan.
Aku tak mengharapkan bahwa gadgetku itu kembali bahkan tergantikan dengan yang lebih canggih. Namun dari kejadian itu, ada hikmah yang
baru saja kupetik yakni begitu banyak orang-orang yang menyayangiku. Ya...
dengan terjadinya pencopetan itu, aku jadi begitu menyadari bahwa
banyak orang yang memperhatikan dan mempedulikanku. Dari mulai rekan kerja,
teman kos sampai kakak, pacar dan orang tuaku sendiri. Mereka yang dengan setia
berusaha menghiburku dan menenangkanku kala itu, membuatku terharu ketika
mengingatnya.
Tak terlontar kemarahan ataupun kekecewaan
mereka karena kecerobohanku, malahan pelukan kasih sayang, kata-kata yang
menenangkanlah yang mereka berikan untukku. Sungguh aku bersyukur, kuterlahir dan
hidup dikelilingi oleh orang-orang yang menyayangiku. Kehilangan ini tak
hanya membuatku menjadi lebih hati-hati lagi tapi juga menjadi lebih
meyadarkanku bahwa aku tak sendiri ketika kusedih. Tuhanku menyampaikan
kasihnya lewat orang-orang sekitarku.
Terima kasih Tuhan atas orang-orang
yang hadir dalam hidupku ini. Maafkan diriku yang sempat merasa kecewa pada-Mu
karena kejadian yang sangat membuatku sedih itu. Namun kusadari, ku akan tetap
percaya pada-Mu, yakin bahwa Engkau sedang merenda rencana terindah
untuk hidupku. Bantulah aku untuk hanya selalu mengandalkan-Mu dan mempercayai-Mu
dalam setiap perkara. Ku yakin akan ada pelangi setelah kegelapan dan semua ini karena kasih-Mu padaku. J
Tidak ada komentar: