6. Wedding Invitation Part 1

Saatnya nyeritain si kartu undangan hehehe…

Sebelum survey vendor kartu undangan, saya searching-searching di website weddingku.com plus nanya sahabatku yang rencana married tahun 2015, plus blogwalking tentunya.

Banyak lihat contohnya, jadi makin pusing mau buat kartu seperti apa. Kalau ngomongin konsep, sudah ada beberapa contoh yang saya suka. Tapi ya, memenuhi budget itu yang lebih penting. Kami berdua sepakat soal ini, khusus untuk kartu undangan, kami ga terlalu ngoyo pengen bikin yang bagus banget, bentuknya simple ga masalah, yang penting content dan cara penyampaiannya yang tepat. J

Kalau untuk survey langsung, saya dan si kaka sebenernya sudah survey dari beberapa bulan lalu, ke Pasar Tebet yang katanya terkenal sebagai pusatnya kartu undangan. Waktu nyari, secara bukan tempat/wilayah main, jadilah kami puter-puter nyari itu pasar. Fiuh -_-“

Pas ketemu, senengnya luarr biasahh!!!

Ternyata betul apa yang diinfokan teman-teman dan internet, kalau lokasi berkumpulnya toko-toko kartu undangan itu di basement pasarnya. Pas masuk, langsung nyanyi “kiri kanan kulihat saja banyak kartu undangannnn..” Hehehe…

Kami mulai tanya-tanya ke beberapa toko, rata-rata model kartu dan harganya mirip. Salah satu toko yang kami datangi adalah Mahkota Print, ini kartu nama masnya...



Tapi sungguh, untuk masalah harga, karena surveynya udah agak lama, saya lupa harganya berapa ditambah kami ga boleh foto juga model kartu yang kami mau. Tapi ya, kalau masalah harga, sebenarnya relatif sih, dan ga berpengaruh banyak buat kami, karena rencananya kami hanya akan cetak 300 kartu. Harga kartu akan terlihat lebih murah ya, kalau kita mau pesan minimal 500 kartu.

Selesai dari sana, si kaka bilang agak kurang sreg kalau mau bikin di Pasar Tebet, ya sudah PR lagi deh untuk survey vendor kartu undangan lainnya.

Kalau masalah model dan desain kartu, saya setuju saja dengan pilihan si kaka. Secara dia kan jago desain, jadi saya akan kasih masukan lebih ke pemilhan icon-iconnya aja. Sisanya saya serahkan pada ahlinya saja hehehe…

Nah, beberapa minggu lalu, kami ada mampir ke Loving Cards di Mangga Dua Square. Kami ke sana ditemani mama tersayang yang lagi datang ke Jakarta mengunjungi anaknya ini hihihi… Sebelum ke sana saya telepon dulu, takutnya tutup atau gimana. Ternyata tokonya itu buka setiap hari dari Pk. 10.00-18.00 WIB.



Kesan pertama pas datang, koko yang punya ramah dan informatif. Ko Benny namanya. Kami ga banyak lihat contoh kartunya, karena sudah mau tutup juga tokonya. Ga enakan hehehe… Ya sudah kami pulang dengan membawa kartu nama si koko. Siapa tahu setelah kami berunding, jadinya bakal bikin di Loving Cards.

Pas pulang dan beberapa kali kami ngobrol masalah kartu, si kaka bilang kalau dia sreg ama Loving Cards. Kata dia, beda banget yang di Pasar Tebet sama Loving Cards. Kartunya Loving Cards lebih terawat gimana gitu, lebih rapih dan iconnya lucu-lucu, ga monoton. Terus, Ko Benny bilang juga kalau mereka bisa buatkan desain iconnya. Jadi ga plek plek copy dari kartu terdahulu dan cuman ganti warna hehehe... :D

Akhirnya jeng jeng jeng jeng… Setelah kami hitung-hitung plus-minusnya, kami memutuskan untuk membuat kartu undangan di Loving Cards. Berharap hasilnya tidak mengecewakan. Amin. Kemarin baru DP sih, jadi nanti kami tinggal mampir untuk kasih informasi mengenai apa saja yang akan dicantumkan di kartu dan mau desainnya bagaimana hehehe…

Sharing tips aja nih bagi yang mau bikin kartu undangan:
  • Pastikan berapa  jumlah kartu yang akan dibuat, karena kalau ada penambahan buat kartu, biasanya harga penambahannya relative mahal
  • Waktu tanya harga, tanya juga biaya penambahan warna, terus kalau pakai tinta emas nambah juga ga harganya
  •  Kalau pengen lihat dummy-nya, tanyakan berapa biaya pembuatan dummy-nya
  • Biasanya kartu undangan itu satu paket dengan kartu ucapan terima kasih, bahkan kalau lagi pameran kadang suka ada yang kasih bonus notes kecil, lumayan buat souvenir hehehe…


Segini dulu ya update untuk kartu undangan. Kalau sudah naik cetak, akan saya update lagi hehehe… Salam Caman!

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.