Bisa karena Biasa

22.04
I love skripsi. What???
Yes, itu motto yang ditawarkan oleh dosen metode penelitian komunikasi kami. Ketika kami ditawarkan motto itu, jujur Saya tertawa dalam hati.  Skripsi yang biasanya menjadi sumber stres anak-anak kuliahan pada umumnya. Mana bisa Saya mencintai skripsi Saya?
Tapi dosen kami yang satu ini dengan sikap tenangnya yang khas lalu menceritakan filosofi mengapa ia menawarkan motto I love skripsi ini.
Beliau memulai dengan bercerita semasa kuliah, beliau mengambil jurusan matematika. Ya, rumus-rumus bukanlah hal yang aneh untuk anak-anak matematika. Tak ayal, rumus-rumus yang seabreg itu harus mereka hapalkan. Untuk itu,  cara yang beliau lakukan adalah  dengan membeli selembar kertas besar dan mulailah beliau menuliskan rumus-rumus itu lalu menempelkan kertas tersebut di dalam kamarnya. Jadi, mau tidak mau beliau pasti melihat kertas itu setiap hari. Selain itu, beliau juga menuliskan rumus-rumus itu di kertas kecil yang bisa ia bawa ke mana-mana. Jadi, bila sedang di luar, kertas kecil itu selalu menemaninya dalam menghabiskan waktu senggangnya.
Beliau menyatakan bahwa cara ini cukup ampuh sehingga ia dapat menghapal rumus-rumus tanpa menyisihkan waktu khusus. Sebaliknya rumus-rumus itu dengan sendirinya menempel di otaknya karena kebiasaan yang beliau terapkan ini. Maka dari itu, beliau mencoba menawarkan agar kami melakukan hal yang sama tidak hanya di mata kuliah hapalan tapi juga ketika kami mempersiapkan skripsi kami nantinya.
Sekali lagi, kubersyukur karena selama kuliah ini kami diberi semangat dan motivasi oleh dosen-dosen yang hebat. Dengan menempel I love skripsi di tempat-tempat yang sering kami lewati, semoga dapat mengubah rasa stres kami menjadi rasa senang ketika mengerjakannya. Semoga...





Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.