Kitab Writepreneur (Jangan Takut Jadi Penulis!)

Heyhooo... Saya kembali dari pertapaan nih hihihi... :D

Mari kita tinggalkan sejenak update mengenai rencana pernikahan saya. Kali ini saya mau sharing mengenai sebuah buku berjudul “Kitab Writepreneur” karangan Sofie Beatrix.


Berawal dari sebuah acara jalan-jalan bersama cami, kami ke Gramedia dan tadinya hanya berniat untuk lihat-lihat saja (read:baca buku di tempat :p).

Saya dan cami punya program khusus untuk menambah wawasan, kami sepakat untuk setiap bulan menyisihkan penghasilan kami untuk membeli minimal 1 buku untuk kami baca. Lalu mulailah kami menyusuri setiap lorong buku dan tepat di deretan buku Entrepreneur saya menemukan buku ini.



Saya tidak membaca resensi buku di belakang buku tersebut, tapi saya langsung bilang sama cami, saya mau buku ini.

Entah kenapa, saya merasa buku ini mungkin bisa menjadi panduan bagi saya yang masih ogah-ogahan dalam menulis. Terbukti kan, update blog aja jarang, malessssss aja bawaannya. Padahal mungkin saya berbakat menjadi penulis? (backsound: lagu Superman muncul)
Iya kan, kenapa ngga. Sofie Beatrix saja, mulai produktif menulis di umur 34 tahun dan sekarang sudah punya karya-karya yang sudah naik cetak dan diterbitkan. Terinspirasi dari beliau, dan ga mau menyesal kenapa baru mulai di umur segini, makanya saya jadi pengen serius untuk mendalami tulis menulis ini.

Saya memang belum membaca sampai habis nih bukunya, tapi istimewanya buku ini menurut saya, di tiap akhir bab pasti ada tantangan atau semacam latihan bagi para pembaca. Misal judul bab Fiksi or Nonfiksi. Tujuan bab ini sebetulnya ingin mengarahkan kita para calon penulis untuk memilih, kira-kira kita lebih terasah untuk menulis fiksi atau nonfiksi ya? Jadilah, tantangan di buku ini, kita diminta untuk menulis sebuah diary, puisi, resensi buku dan tulisan berisi tips-tips. Setelah selesai, nantinya kita minta orang lain menilai hasil karya kita itu. Bila total nilai tulisan mengenai diary dan puisi lebih tinggi nilainya, mungkin kita lebih terasah untuk menulis fiksi. Begitu juga sebaliknya, kalau jumlah nilai karya resensi buku dan tips lebih besar, mungkin kita lebih terasah untuk menulis nonfiksi.


Baiklah, mari kita lakukan tantangan ini. Saya akan mencoba menulis 4 jenis tulisan itu, dan mau minta cami untuk nilai hehehehe... Semangat!!!

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.