16. Foto Session Part 2 (Yogyakarta)
Sesi prewed kami yang kedua diadakan di bulan April.
Kenapa ada sesi kedua? Jadi jauh sebelum kami deal dengan Ming, cami udah janji
dengan sahabatnya yang tinggal di Yogya, kalau kami mau pakai jasa fotografi
dia dan team untuk prewed dan hari H (bantu untuk foto candid-candid gitu).
Singkat cerita, kami berangkat malam hari naik kereta
menuju Yogya, langsung dijemput sama mobil yang kami sewa dari teman kami juga
di sana. Sesi fotonya sendiri rencana awalnya pengen full 1 hari diselesaikan,
jadi hari berikutnya tinggal jalan-jalan di Yogya, ya sekali lagi, manusia
hanya bisa berencana, yang tadinya bakal selesai dalam 1 hari, harus jadi 2
hari karena hujan yang tidak memungkinkan kami untuk melanjutkan sesi fotonya. Oke,
coba saya ingat-ingat dulu kronologisnya ya.
Sampai di Yogya tuh masih pagi banget, jadi kami langsung
menuju ke rumah sang fotografer untuk numpang istirahat dan mandi hehehe…
Menjelang pagi, waktunya sarapan, kami meluncur untuk makan soto di daerah
Sagan, langganan cami pas dia kuliah di Yogya dulu. Asli. Makan soto di Yogya
beda banget sama Jakarta, rasa ayamnya ga bikin eneg, seger deh, ditambah sate
ususnya yang manis, duh enak banget, bikin ketagihan.
![]() |
| Nasi Soto dilengkapi tempe dan perkedel |
![]() |
| Sate usus, dkk |
Selesai sarapan, kami langsung beberes, siap-siap ke lokasi pertama. Untuk temanya sendiri, karena kami ga mau bawa properti yang terlalu ribet, jadi temanya travelling. Betul-betul kostum yang dipakai pun kebanyakan kaos, lebih ke casual deh. Untuk properti, Ka Ade, fotografer kami, sudah menyiapkan koper ala ala traveler jadul gitu. Terus properti lainnya seperti balon, kami beli waktu di Yogya, jadi dari Jakarta memang cuman bawa diri dan kostum hehehehe…
Hari Pertama
1. Ex. Pom Bensin PU
Yap, lokasi pertama untuk sesi foto adalah Ex. Pom Bensin
PU. Untuk team fotografer sendiri terdiri dari Ka Ade ditemani oleh Ka Benaya dan
Ka Hanung. Ka Ade dan Ka Benaya adalah kakak kelas cami sewaktu kuliah di
Yogya. Yah, itung-itung nostalgia plus reunian juga ini mah. Cuaca siang itu
agak terik, dan proses pengambilan foto juga berjalan lancar, sampai tiba-tiba
sekitar Pk. 3 sore, hujan mulai turun. Yaaa terpaksa ditunda dulu sesi fotonya
sampai hujannya reda. Sekitar satu jam-an hujan terus turun, dan saat
menyisakan gerimis-gerimis kecil, dimanfaatkan oleh fotografer kami untuk
foto-foto lagi plus kubangan air hujan yang jadinya lucu juga seperti ini.
![]() |
| Kostum Putih-putih |
![]() |
| Kostum nge-pink |
![]() |
| Bayangan kami di air hujan |
2. Ex. Lokasi Syuting Film HOS Cokroaminoto
Sesi foto
dilanjutkan ke lokasi yang tak jauh dari lokasi pertama. Cuaca cukup menghambat
dalam pengambilan foto kami. Jadi tak banyak hasil foto yang didapat. Kami
memutuskan untuk pulang dan melanjutkan sesi fotonya di malam hari.
3. Malioboro
Waktu malam
hari, hujan sudah berhenti. Seusai beres-beres, istirahat sebentar di hotel,
kami melanjutkan sesi foto malam di Malioboro. Banyak spot yang bisa diambil,
dan kami puas dengan hasilnya. Untungnya cuaca mendukung, dan potret malam
Malioboro pun berhasil diabadikan di galeri prewed kami. Ini foto-fotonya.
![]() |
| No caption needed |
![]() |
| Titik Nol |
![]() |
| Tugu di belakang kami |
Hari Kedua
4. Kembali ke Ex.
Lokasi Syuting Film HOS Cokroaminoto
Belum puas
dengan hasil yang didapat hari sebelumnya, kami kembali ke Ex. Lokasi Syuting
Film HOS Cokroaminoto dengan cuaca pagi yang cerah kala itu. Banyak spot yang
bisa digunakan, termasuk jalan kenangan kami menyebutnya hehehe… Segar dan
sejuk sekali di sana. Sampai rasanya ga mau kembali ke Jakarta. Huhuhu…
![]() |
| Properti syuting: bis |
![]() |
| Sepanjang jalan kenangan, lalalala.. |
![]() |
| Foto dari kaca jendela |
![]() |
| Senangnya jadi traveler :D |
5. Candi Abang
Lokasi foto
berikutnya adalah Candi Abang. Yes Candi Merah, tapi pas sampai di bagian
mananya yang berwarna merah, karena yang tampak adalah sebuah bukit, seperti
bukit teletubies dan langit biru cerah membingkai candi tersebut. Ternyata
warna merah berasal dari warna batu bata yang konon katanya batu-batu
tersebutlah yang menjadi bagian dari bangunan candi tersebut. Indah dan sungguh
anugerah yang Kuasa. Rasa lelah saat menanjak untuk mencapai candi inipun
langsung lenyap seketika. Hehehe… Di sini kami gunakan balon-balon sebagai
properti, supaya lebih berwarna lagi. Ih cerah deh rasanya hari itu.
![]() |
| Kami menamainya Bukit Teletubies |
6. Candi Ratu Boko
Tiba di Candi
Ratu Boko, cuaca panas masih menyengat diiringi angin sejuk yang bertiup. Di
kiri kanan jalur masuk candi, banyak penjual es kelapa muda yang menjajakan
jualannya. Memang pas banget siang-siang minumnya es kelapa muda. Tapi
berhubung waktu yang sudah mepet, karena jadwal kereta kamipun jam 8 malam hari
itu, kami tak sempat menikmati es kelapa muda di sana. Ahahaha… Menurut saya,
dari seluruh lokasi dan hasil foto, saya paling suka hasil jepretan di Candi
Ratu Boko ini. Tanpa editpun sudah bagus menurut saya, cahaya matahari sore sangat
mendukung sesi foto kami hari itu. Puas banget. Betul-betul ga sabar menunggu hasil
foto-fotonya. Foto berikut ini betul-betul foto tanpa edit, masih fresh from camera.
Suka banget.
Akhirnya, sesi
foto kami yang padat berakhir sudah. Meski waktu terasa lama di Yogya, tapi
kami sangat enggan untuk meninggalkan kota yang tenang itu. Rasanya nyaman
sekali tinggal di sana meski hanya dua hari. Ke Yogya ku kan kembali deh
pokonya. Ga akan pernah ada kata bosan kalau pergi ke sana. Sampai jumpa Yogya,
sampai bertemu kembali ya di lain kesempatan.

















Tidak ada komentar: